Bertepatan Hari Pers Nasional ,Situs Dewan Pers Diretas Hacker

Situs Dewan Pers Di Retas ? - Tekloggers
Mengingat Hari Pers yang jatuh pada hari jum'at(9/2/2018) ,kembali didapati dengan sebuah serangan cyber yaitu peretasan terhadap situs official Dewanpers(www.dewanpers.or.id) itu sendiri.

Situs yang beralamatkan www.dewanspers.or.id itu lagi - lagi diretas oleh hacker untuk yang kedua kalinya karena di 2017 silam sebelumnya juga sudah ada hacker yang meretas situs tersebut dan selang beberapa minggu kemudian pelaku peretasan di amankan oleh pihak yang berwajib.

Namun peretasan kali ini bukan dilakukan oleh hacker sebelumnya ,namun peretasan kali ini dilakukan oleh codename "vlyn & Dev19Feb" sebelum akhirnya situs tersebut beralih menjadi maintance ,situs tersebut terdeface dengan bertuliskan "Hacked By vlyn & Dev19Feb".

Dan sejauh ini belum diketahui betul apa motif peretasan terhadap situs dewanpers yang dilakukan kali ini , mengingat tidak pesan khusus yang ditinggal kan sang hacker pada situs tersebut.

Kemungkinan menurut saya hacker ini hanya ingin menunjukan kebolehannya pada situs tersebut.

seperti yang dilansir dari tekno.liptan6.com ,Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar, mengatakan pihaknya telah menangani aksi peretasan tersebut. Situs juga telah ditangani oleh tim terkait dan telah memasuki proses maintenance dan pemulihan.



Sampai saat ini belum diketahui siapa pelaku dibalik pretasan tersebut ,tapi pihaknya akan meminta bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika(Kemkominfo).
"Kami langsung koordinasi sama Kemkominfo secara struktural untuk mencari pelaku peretasan. Kalau Kemkominfo masih belum melacak, kami akan teruskan ke BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)," ia menambahkan.

Menrut keterangan pakar kemanan cyber saat ini,Pratama Persadha mengkalim bahwa menurutnya peretas sudah menanamkan backdoor sejak lama pada situs tersebut ,dan menyuruh kepada web developer untuk melakukan scanning penuh terhadap soruce-code situs dewanpers tersebut

Ia mengatakan
 “Untuk mengetahui teknik apa yang dipakai oleh pelaku peretasan situs Dewan Pers ini harus ada forensik terlebih dahulu. Namun dari ciri-ciri dan sistem yang diretas, kemungkinan peretas sudah dapat masuk ke panel utama dari domain Dewan Pers,” jelas chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) 

” jika dilihat dari timeline hacking, sudah beberapa kali dilakukan peretasan terhadap situs web Dewan Pers dan kemungkinan hacker sudah meninggalkan backdoor“. lanjutnya


Bukan Pertama Kalinya Situs Dewan Pers Diretas


Seperti yang saya katakan sebelumnya,bahwa situs dewanpers pernah diretas pada 2017 silam oleh codename M2404.

Peretasan yang dilakukan pada waktu itu,sudah selesai ditangani oleh pihak yang berwajib

Dan Si peretas merubah laman dewanpers tersebut dengan latarbelakang hitam ,disertai gambar Garuda Berdarah dengan sebuah pesan yang ditinggal kan pada laman yang diretas nya .

Berikut pesannya :

Adapun pesan dari si peretas sebagai berikut:
Ketika garuda kembali terluka karena provokasi mahkluk durjana.

Ketika semboyan "Bhineka Tunggal Ika" kembali terabaikan karena aksi okum yang mengatasnamakan agama.

Ketika ayat-ayat suci jadi bahan perdebatan oleh orang-orang yang merasa memiliki surga. Ketika perjuangan pahlawan kemerdekaan sudah dilupakan begitu saja oleh merdeka yang merasa paling berjasa.

Tolong hentikan semua perpecahan ini tuan.

Negaraku, bukan negara satu agama atau milik kelompok perusak adat budaya, juga bukan milik satu golongan.

#Damailahindonesiaku #JayalahBangsaku #Kitaindonesia

M2404 2017


Bagaimana pendapat kalian ? akankah pelaku ditangkap seperti kejadian yang menimpa M2404 ? atau kali ini mereka berhasil lolos ? Jangan lupa share & berkomentar dikolom komentar dibawah ,saya Rogue_One sampai jumpa dilain kesempatan :) .

Disclamer And Support:

Semua artikel dalam Situs kami dilindungi oleh Google DCMA, Jika ada oknum yang copas tanpa seizin admin mohon segera diubah / dilaporkan sebelum blog kalian down.Dukung kami dengan memberikan komentar , Donasi , dan Follow

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan newsletter kami

Notification
Agar Tidak Ketinggalan Postingan / Artikel Terupdate Dari Kami Kliknya follow
Done