Hacker Dibalik Peretasan Video Vevo Youtube Akhirnya Di Tangkap!

Hacker Dibalik Peretasan Video Vevo  Youtube Akhirnya Di Tangkap!

Masih ingat akan kejadian di retasnya beberapa videot erkenal youtube Vevo diantaranya Despacito. Katty Perry , Selena Gomez hingga Maroon 5 menjadi korban oleh hacker dengan kodename Prosox & Kuroi'sh.

Kini menurut laporan terbaru polisi paris setempat mengaku telah menangkap dua orang pemuda berumur 18 tahun yang diyakini sebagai peretas dengan identitas Prosox & Kuroi’sh.

Setelah di indentifikasi lebih lanjut oleh pihak yang berwewenang nama kedua orang tersebut adalah "Nassim B." dan "Gabriel KAB," .Dan mereka juga mengaku ini bukanlah aksi pertamanya dalam dunia maya ,karena menurut Variety mereka telah melakukan kejahatan dunia maya atau biasa disebut dengan cyber crime sebanyak lima kali muai dari  “Pemodifikasian Sistem Pemrosesan Data Secara Ilegal

Mereka juga mengaku mendapatkan akses ke akun Youtube yang dikelola oleh Vevo , namun peretas tidak memberi tahu bagaimana mereka bisa mendapatkan akses ke akun Youtube tersebut ,dan seperti  yang kalian tahu banyak video artis yang di retasnya dan diubah videonya diantaranya adalah Despacio , Selena Gomez , bahkan video artis popular seperti Taylor Swift pun diretasnya.

Menurut pernyataan terdakwa Kuroi , ia memiliki penargetan terhadap situs web profil tinggi .Dan memang benar karena aksi pada masa lalu berhasil menyambangi situs situs  “High Profile” seperti web Asiana Airline Korea Selatan , perusakan domain Google Brasil dan Google Maroko ,dan lain sebagainya yang tidak bisa saya sebutkan satu satu.

Hacker Dibalik Peretasan Video Vevo  Youtube Akhirnya Di Tangkap!

Mari kita balik ke tahun lalu , yap ini bukanlah pertama kalinya platform atau akun Vevo diretas karena sebelumnya tim hacker bernama “OURMINE” berhasil meretas situs resmi VEVO bahkan berhasil membocorkan 2.5 Terabyte data nya .
Dengan kejadiannya seperti ini tekloggers sendiri memberikan sedikit saran kepada VEVO untuk lebih mengingkatkan kemanan sistemnya , karena akan memalukan kalau kita jatuh di lubang yang sama dua kali bukan?

Sampai berita ini diterbitkan belum ada klarisifikasi lebih lanjut akan terdakwa dan masih belum benar 100% kalau mereka adalah hacker yang dimaksud , dan bisa saja mereka hanya mengaku ngaku agar namanya terpadanag? Jika artikel ini menarik untuk kalian silahkan share dan beri tanggapan kalian di kolom komentar.


Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Disqus Comments