Tekloggers https://www.tekloggers.com/2018/10/ibm-beli-perusahaan-open-source-red-hat.html

IBM Beli Perusahaan Open Source Red Hat Seharga $34 Miliar

Before/After Ad Space


Tekloggers -Jika berbicara mengenai open source memang salah satu perbincangan IT yang menarik terkhusus bagi mereka para developer atauapun perusahaan yang bergerak dalam pembuatan software.

Dan seperti yang kalian tahu Linux adalah platform open source terbesar yang sudah banyak dikembangkan oleh perusahaan lain sehingga tidak heran jika tiap tahunnya tercipta distro linux terbaru.

Dan awal tahun ini Microsoft menngakusisi layanan hosting repositori kode terbesar yaitu Github seharga $ 7,5 miliar , dan baru baru ini terdengar lagi kabar dimana perusahaan komputer legendaris IBM mengumumkan untuk mengakuisis perusahaan Linux open source terbesar yaitu Red Hat seharga $34 Miliar.

Red Hat sediri biasa dikenal dengan sistem operasinya yaitu Red Hat Enterprise Linux (RHEL) , adalah perangkat terkemuka yang menawarkan produk perangkat lunak open-source kepada komunitas perusahaan lain. Bahkan perusahaan sekelas Oracle menggunakan kode sumber Red Hat untuk produk Oracle Linux-nya.

Dan tahukah kalian berapa pendapatan Red Hat? tahun terakhir Red Hat meraup uang sebesar $ 2,4 miliar, dan tahun ini perusahaan telah menerima $ 2,9 miliar.

Tetap jika produk Red Hat adalah open source yang artinya setiap orang bebas mengembangkan dan mengubah kode nya dan juga pembaruan software Red Hat gratis , pasti kalian bertanya tanya bagaimana cara perusahaan ini menghasilkan uang?.....

Red Hat adalah salah satu perusahaan pertama yang menemukan cara yang sukses untuk menghasilkan uang dari perangkat lunak open-source gratis. Karena mereka juga menawarkan layanan konsultasi — termasuk penilaian, implementasi, migrasi platform, integrasi solusi, dan pengembangan aplikasi.

IBM Mengakuisisi Red Hat untuk Menargetkan Cloud Computing Giants


Seperti perusahaan teknologi besar lainnya, IBM juga telah menjadi pendukung utama Linux dan kontributor untuk kernel dan proyek open source lainnya, tetapi perusahaan legend ini telah tertinggal di belakang Amazon, Alphabet (Google) dan Microsoft ketika datang ke cloud computing.

Lalu untuk apa IBM sendiri mengakuisisi Red Hat menurut CEO IBM yakni Ginni Rometty menyatakan mereka tengah menargetkan ketertinggalanya dalam hal cloud computing .

IBM mengklaim bahwa dengan mengakuisisi Red Hat layaknya game changer yang dapat mengubah segalanya tentang pemasaran Cloud Computing dan mereka juga mengatakan akan menjadi penyedia cloud hybrid no 1 di dunia.

IBM: Red Hat Akan Tetap Menjadi Unit Independen

Walupun diakusisi oleh IBM beberapa Tim dari Red Hat akan tetap mengelola perusahaan in dan CEO nya pun juga akan terus dipimpin oleh Jim Whitehurst .Hal ini dilakukan untuk mempertahankan markas , fasilitas , merek dan praktik yang dilakukan oleh Red Hat menurut IBM.

"Yang penting, Red Hat masih Red Hat. Ketika transaksi ditutup, seperti yang saya sebutkan di atas, kita akan menjadi unit yang berbeda dalam IBM, dan saya akan melaporkan langsung ke CEO IBM Ginni Rometty. Komitmen teguh kami untuk open source inovasi tetap tidak berubah, "kata James M. Whitehurst, CEO di Red Hat.
"Kemandirian IBM telah berkomitmen untuk memungkinkan Red Hat melanjutkan pembangunan ekosistem luas yang memungkinkan pilihan pelanggan dan telah menjadi bagian integral dari kesuksesan sumber terbuka di perusahaan."

Menurut IBM, kesepakatan antara IBM dan Red Hat telah disetujui oleh kedua dewan direksi perusahaan, tetapi masih tunduk pada pemegang saham Red Hat dan persetujuan pengaturan.

Jika semua berjalan sesuai rencana, kesepakatan akuisisi diperkirakan akan ditutup pada paruh kedua tahun 2019.

Ada yang ingin Anda sampaikan tentang artikel ini? Berikan komentar di bawah ini atau bagikan dengan kami di Facebook.

Sauce : TheHackerNews , wired , CNBC
Before/After Ad Space

Share this post:

Khatami
Posted by: Khatami
Reactions:
0 Comments

Please read our Comment Policy before commenting. ??

Horizontal Ad Space

Notification