Google Down Setelah Lalu Lintasnya Disalurkan Melalui China Dan Rusia


 Tekloggers- Layanan Google turun selama satu jam kemarin setelah alamat IPnya diarahkan dari jalur normal ke Nigeria, China, dan Rusia.Mesiki begitu Google meragukan kebocoran lalu lintas tersebut.

Namun faktanya perusahaan milik pemerintah China yaitu Telecom baru baru ini menangkap rute lalu lintas operator dari Negara barat di China.Dan beberapa data Google yang sensitif termasuk infrastruktur WAN perusahaan dan VPN telah dialihkan.

Masalahanya berawal ketika operator di Lagos Nigeria secara tidak sengaja mendapati sistemnya sendiri sebagai rute yang benar k beberapa ratus prefiks IP milik Google.

Dan perusahaan Telecom juga menerima rute yang asing , kemudian dilanjutkan oleh Transtelecom Rusia dan layanan ISP besar lainnya.Dan pembawa router ip tesebut malah mengirim hal yang salah ke mitra Google dengan IP Cloudflare yang serupa.

Dengan adanya kejadian ini menyebabkan penolakan besar besaran terhadap layanan G Suite dan Google Penelusuran dan juga menempatkan lalu lintas Google di tangan ISP negara negara sebagai pengawas internet.


Secara keseluruhan, ThousandEyes mendeteksi lebih dari 180 Start up yang terpengaruh oleh kebocoran rute ini, yang mencakup cakupan layanan Google yang sangat luas.


Google mengatakan bahwa layanannya tidak terganggu karena hampir semua lalu lintasnya dienkripsi. Ini adalah pengingat tentang bagaimana protokol internet global yang sensitif sangat bergantung pada kepercayaan, sesuatu yang kurang dalam iklim mata-mata saat ini, peretasan pemilu, pencurian mata uang dan masalah besar lainnya.

Meskipun Google tidak terlalu peduli dengan permainan kotor, itu masih merupakan pemadaman besar yang sebagian besar memengaruhi pengguna bisnis berbayarnya, daripada produk konsumen.

"Insiden ini setidaknya menyebabkan penolakan layanan besar-besaran terhadap G Suite dan Google Penelusuran," kata perusahaan riset keamanan Thousand Eyes. "Namun, ini juga menempatkan lalu lintas Google yang berharga di tangan ISP di negara-negara dengan sejarah panjang pengawasan internet."

Sumber : Engadget 

Disclamer And Support:

Semua artikel dalam Situs kami dilindungi oleh Google DCMA, Jika ada oknum yang copas tanpa seizin admin mohon segera diubah / dilaporkan sebelum blog kalian down.Dukung kami dengan memberikan komentar , Donasi , Ataupun Likes Fanspages kami untuk mendapatkan info menarik lainnya.

DonateFansapgeDiscord

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan newsletter kami

Notification
Agar Tidak Ketinggalan Postingan / Artikel Terupdate Dari Kami Kliknya follow
Done