Menteri Riset & Teknologi akan Membuka Jurusan eSport Untuk Universitas

Menteri Riset & Teknologi akan Membuka Jurusan eSport Untuk Universitas
Tidak seperti dulu games kini dipandang sebagai salah satu sumber pendapatan yang cukup menjajikan di jaman sekarang ini ,bagaimana tidak jika kita lihat banyak sekali gamers di luar sana yang mendapatkan banyak uang cuma dari games.

Entah itu menjadi content creators untuk video youtube yang membahas games atau malah ikut serta dalam kompetisi dan tim eSports.

Berbicara soal eSport baru baru ini mulai beredar kabar dimana sekolah Menengah seperti Sma dan Smk yang membuka eksul eSport.

Lalu bagaimana dengan Universitas?...
Nah, Menristekdikit yaitu Bapak M Nasir beberapa hari yang lalu memberikan anggapan positif terhadap universitas yang ingin memasukan tema eSports ke dalam jurusan IT salah satunya Artifical Intelegence.

Dan berdasarkan data yang didapat ,
salah satu universitas sudah ada yang membuka cabang eSporst ini di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Sontak dengan adanya program eSport ini membuat banyak mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti program ini dan sudah ada 25 siswa yang join.

Ia juga mengizinkan  kepada pihak Universitas manapun yang ingin mengajukan jurusan eSports ini.

Dilansir dari Detik ,Nasir mengatakan "Perguruan tinggi silahkan buka, nomenkelatur sudah saya buka,"  (30/11/2018).

Menurutnya eSport ini dapat dipadukan dengan ilmu komputer atau IT seperti Ai(kecerdasan buatan)

"Itu (esport) kan tidak hanya olahraga, harus ada laboratorium, nanti masuknya ke sana (AI) semua, karena harus terintegerasi," ujarnya.

Lalu apa saja yang kita pelajari dalam jurusan eSporst ini?..

Menristekdikti M Nasir Sumber: Detik

Nah karena esport ini mengarah pada kompetisi games ternama jadi tidak heran jika games games yang banyak dipelajari adalah game yang sudah populer dan sering masuk ke dalam kompetisi Esport.

Seperti League of Legends, Defence Of The Ancient 2 (DotA 2) dan Counter Strike: Global Offensive (CS:GO).

Dan untuk versi mobile pihaknya akan mengusung genre Moba dan Battleroyale seperti AoV , Mobile Legends dan PUBG Mobile.kata Ketua IeSPA Jateng Nicodemus Dimas Nugrah Widiutomo.

Semenjak adanya cabang eSport di Asean Games 2018 lalu membuat olahraga electronic ini menjadi perhatian beberapa perusahaan dan pemerintah yang ingin menambah para atlet atlet gamers sehingga dapat bersaing di kompetisi nantinya.

Salah satunya adalah Indonesia eSport Association (IeSPA) Jawa Tengah yang kini mulai menjalin kerja sama dengan Udinus untuk menrima para gamers yang ingib mempelajari esport lebih dalam lagi.

Disclamer And Support:

Semua artikel dalam Situs kami dilindungi oleh Google DCMA, Jika ada oknum yang copas tanpa seizin admin mohon segera diubah / dilaporkan sebelum blog kalian down.Dukung kami dengan memberikan komentar , Donasi , dan Follow

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan newsletter kami

Notification
Agar Tidak Ketinggalan Postingan / Artikel Terupdate Dari Kami Kliknya follow
Done