Perbedaan Antara Ai , Machine Learning & Deep Learning

Di era yang kian digital ini komputer ataupu gadget sudah menjadi bagian dari gaya hidup kita sehari - hari ,bagaimana tidak semenjak penciptaan komputer telah membawa kita kepada peradaban yang lebih maju.

Contoh kecilnya saja sekarang kita dapat dengan mudah mengakses berita ataupun informasi hanya dengan satu klik , berjualan atau berbelanja cukup lewat layar ponsel tanpa perlu keluar rumah dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan dengan teknologi.

Namun semakin lama penemuan - penemuan baru tentang teknologi pun semakin banyak saja seperti pernahkah kamu mendengar istilah  tentang kecerdasan buatan? Bagaimana dengan Deep Learning? Apalagi Machine Learning? 

Ketiga kata ini sudah tidak asing lagi bagi kita dan dapat digunakan secara bergantian, namun, arti sesungguhnya masih banyak orang yang tidak tahu dan justru bingung

Nah pada artikel kali ini tekloggers akan membagikan informasi secara singkat mengenai AI ,Machine Learning , dan Deep Learning.

Deep Learning dan Machine Learning adalah sebenarnya adalah penemuan lanjutan setelah Kecerdasan Buatan (Ai) dibuat. Ini seperti menghancurkan fungsi AI dan menamakannya Deep Learning dan Machine Learning.

Tetapi sebelum ini menjadi lebih membingungkan, mari kita bedakan ketiganya dimulai dengan Kecerdasan Buatan.

Artifical Intelegence (Ai)


AI adalah sejenis menciptakan kecerdasan secara artifisial. Inteligensi buatan adalah istilah umum untuk mencoba membuat komputer berpikir seperti cara manusia berpikir, dapat mensimulasikan berbagai hal yang dilakukan manusia dan akhirnya menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih baik dan lebih cepat daripada yang kita lakukan.

AI itu sendiri adalah istilah yang agak umum untuk menyelesaikan tugas-tugas yang mudah bagi manusia, tetapi sulit untuk komputer. Ini mencakup semua jenis tugas, seperti melakukan pekerjaan kreatif, merencanakan, berkeliling, berbicara, mengenali objek dan suara, melakukan transaksi sosial atau bisnis dan banyak lagi.

Era digital, membawa ledakan data dalam segala bentuk dan dari setiap wilayah di dunia. Data ini, hanya dikenal sebagai Big Data, diambil dari sumber-sumber seperti media sosial, mesin pencari internet, platform e-commerce, bioskop online, dll.

 Jumlah data yang sangat besar ini mudah diakses dan dapat dibagi melalui berbagai aplikasi seperti komputasi awan. Namun, data, yang biasanya tidak terstruktur, sangat luas sehingga butuh waktu puluhan tahun bagi manusia untuk memahaminya dan mengekstrak informasi yang relevan.

 Perusahaan menyadari potensi luar biasa yang dapat dihasilkan dari mengungkap kekayaan informasi ini dan semakin beradaptasi dengan sistem Artificial Intelligence (AI) untuk dukungan otomatis.

Machine Learning


Semakin banyak terobosan untuk mendekati teknologi AI dengan cara yang berbeda dan tentunya  memberikan kualitas dan fitur yang lebih menjajikan dan relevan .

Salah satunya adalah Machine Learning adalah sebuah teknologi yang dapat memproses data besar (Big Data),dengan machine learning kita bisa mendapatkan analisis dan pola yang lebih baik dan lebih baik dengan pengalaman atau dengan data yang baru ditambahkan.

Misalnya, jika perusahaan pembayaran digital ingin mendeteksi terjadinya atau potensi penipuan dalam sistemnya, ia dapat menggunakan alat Machine Learnung untuk tujuan ini.

Algoritma komputasi yang dibangun dalam teknologi ini akan memproses semua transaksi yang terjadi pada platform digital, menemukan pola dalam kumpulan data, dan menunjukkan setiap anomali yang terdeteksi oleh pola.

Deep Learning

adalah salah satu cabang dari ilmu Pembelajaran mesin(lMachine Learning) yang terdiri algoritme pemodelan abstraksi tingkat tinggi pada data menggunakan sekumpulan fungsi transformasi non-linear yang ditata sedemikian rupa untuk melakukan proses pembelajaran mesin

Deep learning itu layaknya Jaringan saraf tiruan yang dibangun seperti otak manusia, dengan simpul neuron terhubung bersama seperti jaring. Sementara program tradisional membangun analisis dengan data secara linier, fungsi hierarkis dari sistem pembelajaran yang dalam memungkinkan mesin untuk memproses data dengan pendekatan non-linear.

Kesimpulan

Dengan demikian, ketiganya seperti segitiga di mana AI menjadi puncak yang mengarah pada penciptaan Machine Learning dengan subset Deep Learning. Ketiganya telah membuat hidup kita lebih mudah seiring berjalannya waktu dan membantu membuat cara yang lebih cepat dan lebih baik untuk mengumpulkan informasi yang tidak dapat dilakukan oleh manusia karena banyaknya informasi yang tersedia.

Manusia akan membutuhkan waktu lama hanya untuk mendapatkan satu informasi sementara AI ini hanya akan memakan waktu beberapa menit. Ketika kita menjadi semakin nyaman menggunakan teknologi, manusia yang lebih baik dapat mengembangkannya menjadi versi yang lebih baik.

Disclamer And Support:

Semua artikel dalam Situs kami dilindungi oleh Google DCMA, Jika ada oknum yang copas tanpa seizin admin mohon segera diubah / dilaporkan sebelum blog kalian down.Dukung kami dengan memberikan komentar , Donasi , dan Follow

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan newsletter kami

Notification
Agar Tidak Ketinggalan Postingan / Artikel Terupdate Dari Kami Kliknya follow
Done