Harga Paket Data Jaringan 5G Lebih Murah dari 4G

Harga Paket Data Jaringan 5G Lebih Murah dari 4G

Tekloggers.com | Huawei sebagai pengembang jaringan 5G mengatakan bahwa harga paket internet jaringan 5G akan lebih murah dari 4G jika dihitung per kilobyte (KB). Hal ini dikarenakan biaya lisensi dan perangkat keras 5G lebih murah dari teknologi 4G.


Menurut Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjelakan skema harga 5G yang berlaku di negara yang sudah mendukung jaringan 5G ambil contoh seperti Korea Selatan di negara itu pengguna dikenakan biaya untuk membeli paket internet sekitar Rp922 ribu untuk mendapat 150 GB data di jaringan 5G. Sementara sebelumnya, dengan harga yang sama, pelanggan hanya mendapatkan 16 GB di jaringan 4G.

Tak hanya di korea selatan, hal serupa juga ditemukan di beberapa negara lain yang sudah menerapkan layanan 5G, seperti China, Australia, dan Amerika Serikat.

"Di Korsel kuota yang diberikan ke konsumen makin besar, tapi harga juga naik, naik sekitar 9-32 persen. Sebab akan ada hunger (kelaparan) dari konsumen untuk terus konsumsi data ketika diberi paket dengan kuota lebih banyak. Sehingga, harga naik sedikit jadi tidak masalah," ujar Mohammad Rosidi yang dikutip dari CNN Indonesia (15/12/19).

Tiga operator milik pemerintah di China mematok harga paket 5G yang mirip. Paket data paling murah di negara itu ditawarkan sekitar Rp250 ribu (128 yuan) per bulan untuk 30 GB. Sementara untuk paket data termahal sekitar Rp1,2 juta (599 yuan) untuk 300 GB.

Amerika Serikat, harga per-GB paket data 5G juga dibanderol lebih murah dari 4G. Secara keseluruhan, rata-rata tarif 1GB 4G di AS sebesar US$17 (sekitar Rp238 ribu) . Sementara untuk jaringan 5G, rata-rata berbiaya US$13(sekitar Rp182 ribu).

CNN Indonesia

Suka sama Artikel Kami Diatas?

Yuk Follow Juga Akun Sosial Media Kita Di Facebook dan Instagram.
Bantu juga Tekloggers untuk tetap hadir dengan Berdonasi.Kami juga buka untuk pemasangan iklan loh.