Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

Pelaku Pembakaran Studio Kyoto Animation Akhirnya Ditahan Polisi

Shinji Aoba, seorang pelaku dibalik tragedi pembakaran studio Kyoto Animation Co. pada bulan Juli lalu akhirnya ditangkap pada hari Rabu (27/Mei) atas dugaan pembunuhan dan pelanggaaran lainnya yang mengancam banyak jiwa oleh pihak kepolisian.

Penangkapan Shinji Aoba, seorang pria berusia 42 tahun dari kota Saitama ini baru terselesaikan setelah 10 bulan ia melakukan pembakaran pada studio Kyoto Animation di Fushimi Ward yang menewaskan 36 orang dan 33 lainya mengalami luka serius.

Aoba ditangkap dengan dugaan pembunuhan dan pembakaran. Jumlah korban menjadikannya salah satu kasus pembunuhan terbesar di negara ini.

Melansir dari Japantimes.co.jp, pihak Kepolisian Jepang sebelumnya telah merencanakan untuk menangkap Aoba, yang masih terbaring di tempat tidur rumah sakit sekitar Januari silam.Namun, karena pengaruh penyebaran virus corona dan kondisi yang tak stabil, alhasil penangkapan ditunda sampai 27 Mei kemarin.

Setelah ditahan, Aoba dipindahkan dari rumah sakit ke kantor polisi untuk diinterogasi lebih lanjut.Sementara pihak Kyoto Animation dengan tegas mengharapkan agar pelaku bertanggung jawab dengan hukuman pidana maksimum.

Menurut investigasi, alasan Aoba melakukan serangan terhadap studio adalah karena perusahaan mengambil ide anime dari novel rancangannya.

Pelaku Pembakaran Studio Kyoto Animation Akhirnya Ditahan Polisi

Namun, studio Kyoto Animation membantah kalau mereka memang pernah mendapatkan kiriman karya novel dari nama yang sama seperti Aoba, tapi perusahaan tidak menggunakan novel tersebut untuk diadaptasi jadi anime.

Sekedar informasi, Kyoto Animation adalah salah satu studio animasi paling terkenal di Jepang, banyak anime garapan KyoAni ini sukses dipasaran seperti K-ON, Violet Evergarden,  Koe No Katachi , dan “The Melancholy of Haruhi Suzumiya”.

Hingga artikel ini terbit studio bekas kebakaran tersebut sekarang sudah diruntuhkan dan diratakan tanah.

View Non Amp Version