Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

Studio Ghibli Umumkan Film CG 3D Pertama, Earwig and the Witch

Setelah mengumumkan dua proyek film anime yang akan tayang antara tahun 2021-2022, baru-baru ini Goro Miyazaki kembali mengumumkan film animasi baru dari Studio Ghibli yang berjudul Earwig and the Witch.

Film animasi baru dari Studio Ghibli ini akan didapuk untuk masuk dalam Festival Cannes yang akan datang (2021) bersama dengan 4 film animasi lain.

Earwig and the Witch ini merupakan film adaptasi dari sebuah novel karangan Dianna Wynne Jones dengan judul yang sama, dan akan tayang perdana melalui saluran NHK General pada season Winter tahun ini.

Seperti yang kami beritakan sebelumnya, kalau saat ini Studio Ghibli tengah membuat dua proyek film animasi baru yang salah satunya digarap langsung oleh tangan legendaris dari Hayao Miyazaki.Sejauh ini dirinya telah menyelesaikan 36 menit animasi dari total durasi.

Selain dua proyek film utama, anaknya Hayao yakni Goro Miyazaki sebelumnya juga sudah mengungkapkan ingin menggarap film dengan fitur CG 3D penuh pertama.

Jadi Earwig and the Witch ini merupakan garapan Goro Miyazaki dengan Hayao yang masih dikreditkan sebagai perencanaan dan pengembangan film.

Sementara Toshio Suzuki, salah satu pendiri dari Studio Ghibli menjabat sebagai ketua produksi.

Sinopsis Film Earwig and the Witch

Studio Ghibli Umumkan Film CG 3D Pertama, Earwig and the Witch

Mengutip dari situs berita ANN dan MAL, berikut adalah sinopsis cerita Earwig and the Witch:

Tidak semua anak yatim akan senang tinggal di Rumah Anak-anak St. Morwald, tetapi Earwig melakukannya. Dia mendapatkan apa pun yang dia inginkan, kapan saja dia mau, dan sudah seperti itu sejak dia dijatuhkan di ambang pintu panti asuhan ketika masih bayi.

Tapi semua itu berubah hari Bella Yaga dan Mandrake datang ke St. Morwald’s, menyamar sebagai orang tua asuh.

Earwig dibawa ke rumah misterius mereka yang penuh dengan kamar, ramuan, dan buku mantra yang tak terlihat, dengan sihir di setiap sudut. Kebanyakan anak akan lari ketakutan dari rumah seperti itu … tetapi tidak bagi Earwig.

Menggunakan kepintarannya sendiri — dengan banyak bantuan dari kucing yang berbicara — dia memutuskan untuk menunjukkan kepada penyihir siapa bosnya.

Hingga artikel ini terbit Studio Ghibli telah menginspirasi banyak sekali film anime dengan cerita dan visual masterpiece seperti Howl Moving Castle yang mendapatkan nominasi Academy Award untuk Fitur Animasi Terbaik.

Sumber: Studio GhibliFestival Film Cannes , MAL,  ANN.

View Non Amp Version