Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

Warner Bros. Japan dan Sunborn Network mengumumkan bahwa mereka bekerja sama untuk mengadaptasi game kenaman Sunborn yakni Girl’s Frontline jadi serial anime televisi yang tayang tahun ini.

Seri ini akan diproduseri oleh Asahi Production, salah satu studio yang memang kerap dipakai dalam pembuatan adaptasi novel dan game ke dalam format anime.

Girl’s Frontline berlatarkan di masa depan pada tahun 2060-an.Masa itu kecelakaan militer mengakibatkan penyakit masal, serta berakhirnya perang nuklir yang membuat planet bumi kehilangan populasi, dan sebagian tempat jadi tak layak huni.

Android kini berperan penting sebagai tenaga kerja serta menjadi bagian kehidupan yang lain.Di militer sendiri Android dikenal sebagai Tactical Dolls (T-Dolss) yang digunakan sebagai prajurit di garda terdepan perang.

Dalam game Girl’s Frontline pemain akan berperan sebgai komandan baru di PMC, untuk memerintahkan para T-Dolls melawan ancaman AI baru.

Game Girls’ Frontline pertama kali diluncurkan oleh Sunborn Network di China pada Mei 2016, versi bahasa Inggrisnya tersedia pada Mei 2017.

Selain adaptasi anime, Sunborn Network diketahui sedang mengembangkan sekuelnya yang berjudul Girls ‘Frontline 2: Exilium dan remake dari Codename: Bakery Girl Mika Team yang bersetting di universe yang sama dengan Girls’ Frontline.

Detail Adaptasi Anime Shin no Nakama Diungkap

Hari Rabu (20/01) situs web resmi untuk adaptasi anime dari novel ringan yang berjudul Banished From The Heroes Party (Shin no Nakama) mengungkapkan detail pemeran, staff, dan karakternya.

Halaman web turut membagikan poster visual untuk promosi sebagai berikut:

Melansir dari AnimeNewsNetwork, anime ini akan membawa pemeran beserta karakter , meliputi:

Ryota Suzuki sebagai Red

Kanon Takao sebagai Rit

Naomi Ōzora sebagai Ruti

Sora Amamiya sebagai Yarandrala

Taku Yashiro sebagai Ares

Adaptasi anime Shin no Nakama janai to Yūsha no Party o Oidasareta node, Henkyō de Slow Life Suru Koto ni Shimashita ini akan disutradarai oleh Makoto Hoshino (KING’S RAID) yang diproduseri oleh Wolfsbane dan Studio Flad.

Megumi Shimizu akan bertanggung jawab atas skrip seri, sementara Ruriko Wtanabe mendesain karakter.

Sinopsis Shin No Nakama (Banished From The Heroes Party)

Red pernah menjadi anggota kelompok Pahlawan, kelompok kuat yang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia dari kekuatan jahat Taraxon, Raja Iblis Pengamuk. Begitulah, sampai salah satu rekannya mengusirnya. Berharap menjalani kehidupan yang santai di perbatasan, tujuan baru Red adalah membuka apotek. Namun, merahasiakan kehidupan sebelumnya mungkin tidak sesederhana yang dia pikirkan. Terutama ketika Rit yang cantik, seorang petualang dari masa lalunya, muncul dan meminta untuk tinggal bersamanya!

Seri novel Shin no Nakama karangan Ikeno, Masahiro (Art) dan Zappon (Story) pertama kali diluncurkan di situs “Shōsetsuka ni Nārō” pada Oktober 2017.Volume pertamanya diterbitkan Kadokawa pada Juni 2018.

Franchise ini berhasil tercetak sebanyak 1 juta eksemplar diseluruh dunia.

Mendengar nama Makoto Shinkai pasti yang teringat pertama kali adalah film animenya yang mendunia terutama pada kisah Kimi no Nawa (your name) dan Tenki no Ko (Weathering With You).

Kedua film tersebut berhasil menampung ekspektasi penonton dan mendapatkan rating serta pendapatan yang tinggi.

Namun, di tahun ini kondisi pandemik membuat industri anime tak berjalan baik.Banyak proyek-proyek keren yang tertunda.Satu-satunya film yang berhasil lolos di kondisi tersebut mungkin Demon Slayer: Mugen Train.

Bahkan Makoto Shinkai sendiri mengapresasi film Demon Slayer yang berhasil memecahkan rekor pendapatan tertinggi di Jepang.

Menariknya baru-baru ini, melalui wawancara dengan TV Asahi, Makoto Shinkai sempat membahas proyek filmnya yang akan datang.

Selama wawancara, ia mengaku telah membuat beberapa kemajuan dalam proyek film besar berikutnya.Shinkai mengatakan bahwa ia mulai menulis skrip pada saat Jepang pertama kali mengumumkan keadaan darurat atas COVID-19.

Uniknya, kondisi tersebut justru mempengaruhi cerita yang ia buat.”Suasana zaman terukir tak terhapuskan ke dalam naskah.”, imbuhnya.

Lebih lanjut Shinkai, menjelaskan cerita itu sebagai eskplorasi apa yang akan terjadi setelah apocalypse(bencana besar), terinspirasi oleh ketidakpastian dan ketakutan atas virus Corona.

“Ini adalah kisah di mana sesuatu yang besar terjadi sehingga kekuatannya sendiri tidak dapat melakukan apa pun untuk mempengaruhi. Dengan membuat film ini , Saya ingin sebagian orang berpikir, ‘Kita akan entah bagaimana berhasil bertahan, bukan?’ “

Makoto Shinkai

Rencana dibuatnya film baru ini memang sudah diungkapkan oleh Shinkai sejak Mei 2020 lalu.Sebelumnya ia mengatakan tengah membayangkan desain karakter, cerita dan visualnya sekaligus.

Pada Maret 2020 ia mengatakan di Twitternya, “”Saya telah menulis skenario untuk film baru saya selama dua bulan terakhir, dan setiap hari saya tidak tahu apa yang harus saya pikirkan sekarang, apa yang harus saya katakan, atau apa yang ingin kami lihat dalam beberapa tahun kedepan,” jelasnya .”

Menurut kamu sendiri gimana nih, kira-kira cerita seperti apa yang akan dibawa oleh Makoto Shinkai nanti?…

Warner Bros. Japan kembali mengumumkan proyek film baru yang mengadaptasi manga karangan Ken Wakui berjudul “Tokyo Revengers”.Lewat website resminya, Senin (4/01) film ini akan tayang pada Juli 2021 mendatang.

Situs web turut mengungkapkan detail lebih lanjut mulai dari video teaser, pengisi suara yang kami rangkum sebagai berikut:

Daftar Pemeran Live-Action Tokyo Revengers

Film ini disutradarai oleh Tsutomu Hanabusa (yang sebelumnya terlibat dalam LA Kakegurui), dan berikut adalah daftar pemerannya (gambar dari kiri ke kanan):

  • Takumi Kitamura sebagai Takemichi Hanagaki
  • Yuki Yamada sebagai Ken Ryūgūji
  • Yosuke Sugino sebagai Naoto Tachibana
  • Nobuyuki Suzuki sebagai Masataka Shimizu
  • Hayato Isomura sebagai Atsushi Sendō
  • Shotaro Mamiya sebagai Tetta Kisaki
  • Ryō Yoshizawa sebagai Manjirō Sano

Sementara heroine utama dalam film ini akan dimainkan oleh Mio Imada sebagai Hinata Tachibana:

Gordon Maeda (kiri) akan berperan sebagai Takashi Mitsuya, seorang pemimpin regu kedua dari Tokyo Manji Gang.Hiroya Shimizu (kanan) akan memerankan Shuji Hanma.

Anggota pemeran tambahan lainnya termasuk Kazuki Horike sebagai sesama jalanan tangguh Takemichi Haruki “Pa-chin” Hayashida, dan Yoshiki Minato sebagai Nobutaka Osanai, pemimpin geng Moebius.

Teaser dan Sinopsis Film Tokyo Revengers

Kodansha Comic sebagai penerbit manga versi digitalnya mengambarkan cerita sebagai berikut:

Menonton berita, Takemichi Hanagaki mengetahui bahwa pacarnya sejak SMP, Hinata Tachibana, telah meninggal. Satu-satunya pacar yang dimilikinya baru saja dibunuh oleh kelompok jahat yang dikenal sebagai Geng Manji Tokyo. Dia tinggal di apartemen jelek dengan dinding tipis, dan bosnya yang enam tahun lebih muda memperlakukannya seperti orang idiot. Ditambah lagi, dia benar-benar perawan … Di puncak kehidupannya yang paling bawah, dia tiba-tiba melompat waktu dua belas tahun ke masa sekolah menengahnya !! Untuk menyelamatkan Hinata, dan mengubah hidup yang dia habiskan untuk melarikan diri, pekerja paruh waktu Takemichi yang putus asa harus mengincar posisi teratas dari geng nakal paling jahat Kanto !!

Film ini sendiri sebelumnya dijadwalkan tayang pada 9 Oktober 2020 kemarin, namun akhirnya ditunda karena pandemik.Selain film, Tokyo Revengers juga mendapatkan adaptasi animenya tahun ini.

Warner Bros. Japan secara resmi mengumumkan bahwa manga aksi heroik Shuumatsu no Valkyrie mendapatkan adaptasi anime televisi yang akan dirilis mulai tahun depan (2021).

Bersamaan dengan itu, situs web resmi untuk anime turut mengungkapkan detail lebih lanjut terkait staff, pemeran, visual teaser hingga video trailer yang telah kami rangkum sebagai berikut:

Sinopsis dan Trailer Anime Shuumatsu no Valkyrie

Shuumatsu no Valkyrie (Record of Ragnarok) mengambil latar belakang disinggasana langit, dimana para Dewa yang ada diunia dikumpulkan untuk merundingkan masalah kelangsungan hidup umat manusia (Antara mau dimusahkan atau tetap dibiarkan).

Dibawah pimpinan Zeus, rapat Dewa yang digelar setiap seribu tahun ini menentukan nasib manusia atas tindakan mereka yang saling menindas satu sama lain.Para dewa pun sepakat untuk mengakhiri peradaban manusia.

Tapi sebelum itu terjadi, Brunhild salah satu dari 13 demi-god Valkyrie turun mengajukan alternatif lain: daripada memusnahkan manusia secara masif. kenapa tidak diberi kesempatan untuk bertarung dan menciptakan Ragnarok?

Mulai dari situ pertarungan epik satu lawan satu antara umat manusia terpilih dengan Dewa pun dimulai.Nantinya kamu akan melihat banyak tokoh terkenal mulai dari Adam, Zeus, Thor, hingga Jack the Ripper.

Studio , Staff dan Pemeran Anime Shuumatsu no Valkyrie

Melansir dari MyAnimeList, adaptasi anime ini akan diproduseri oleh Studio Graphinica (salah satu rumah produksi yang terlibat dalam anime SSS.Gridman).

Sementara sutradaranya adalah Masao Ookubo (yang sebelumnya terlibat dalam Saint Seiya Omega).Staff lain yang telah diumumkan sejauh ini, antara lain:

  • Komposisi Seri: Kazuyuki Fudeyasu (Tensei shitara Slime Datta Ken, Black Clover)
  • Desain Karakter: Masaki Satou (Magic Kaito, Initial D)
  • Musik: Yasuharu Takanashi (Beelzebub, Fairy Tail)

Pemeran / Pengisi Suara Karakter:

  • Brunhilde disuarakan oleh Miyuki Sawashiro (Noragami)
  • Göll disuarakan oleh Tomoyo Kurosawa (Akudama Drive)
  • Lu Bu disuarakan oleh Tomokazu Seki (Fate / stay night: Unlimited Blade Works)
  • Thor disuarakan oleh Hikaru Midorikawa (SSSS.Gridman)
  • Zeus disuarakan oleh Wataru Takagi (Dorohedoro)

Anime ini akan menampilkan lagu tema pembuka berjudul “KAMIGAMI” dari Band heavy metal Maximum the Hormone (Death Note).

Seputar Manga Shuumatsu no Valkyrie

Cover Burnhild – Shuumatsu no Valkyrie

Manga karangan Shinya Umemura, Takum Fukui yang diulistrasikan oleh Ajichika ini pertama kali meluncur di Monthly Comic Zenon pada November 2018.Seri ini telah menerbitkan edisi voume kedelapannya pada 19 Desember.Dan sejauh ini telah tercetak sebanyak 4,3 juta eksemplar.

Manga ini juga mendapatkan seri spin-off nya yang berjudul Shuumatsu no Walküre: Lu Bu Housen Hishouden (Record of Ragnarok: The Legend of Lu Bu Fengxiang) yang rilis pada Oktober lalu.